Uncategorized

Dinas Pertanahan Ikut Meramaikan Festival Makassar Rebus.

Makassar – Suasana berbeda di rumah Kepala Dinas (Kadis) Pertanahan Makassar, Akhmad Namsum, Minggu (27/3/2022) pagi.
Pasalnya, Akhmad bersama keluarga dan tetangga kompak merebus pisang, jagung, singkong, dan ubi kemudian dikonsumsi bersama-sama.


Rebus makanan yang dilakukan Akhmad ini sejalan dengan seruan Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto.
“Alhamdulillah, kita tetap bisa menikmati makanan dengan cara merebus. Jadi tidak mesti digoreng,” kata Akhmad.
“Apalagi, makanan yang direbus jauh lebih sehat dan baik untuk kesehatan bila dibandingkan dengan digoreng. Jadi kampanye yang dilakukan Pak Wali ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat dan bagus untuk kesehatan,” sambungnya.


Dia menuturkan, makanan yang disantap ini makin enak kalau dinikmati bersama-sama, baik keluarga dan tetangga.
Sekadar diketahui, polemik minyak goreng di masyarakat membuat Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengambil inisiatif untuk kembali melakukan kebiasaan dahulu yakni mengkonsumsi makanan rebus.
Danny mengajak semua warga Makassar untuk merebus bahan makanan sebagai solusi akan kelangkaan juga melambungnya harga minyak goreng di pasaran. Inisiasi tersebut diwujudkan dalam festival rebus Makassar yang akan di gelar serentak hari ini, Minggu (27/4/2022).


Menyemarakkan festival tersebut, Wali Kota Makassar bersepeda dari kediamannya di Jalan Amirullah menuju Pasar Terong Makassar untuk membeli kebutuhan pokok seperti pisang, ubi dan jagung.


“Hari ini, Pemerintah Kota Makassar akan memulai festival rebus Makassar yang selanjutnya rencananya akan rutin digelar tiap hari Minggu. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menjaga masyarakat agar tetap sehat dalam mengkonsumsi makanan sehari-hari,” jelas Danny.
Ditambahkannya pula, festival rebus ini guna untuk menekan laju penggunaan minyak masyarakat di tengah tingginya harga di pasaran.


“Kalau masyarakat membiasakan mengkonsumsi makanan rebus, selain dapat sehatnya tentu juga akan menghemat pengeluaran keluarga, mengingat harga minyak saat ini melambung tinggi,” paparnya.


Anak lorong Makassar ini juga meminta partisipasi masyarakat agar bisa menyukseskan festival rebus sebagai langkah awal menuju hidup sehat.
“Mariki’ serentak merebus pisang dan umbi-umbian agar sehat dan membantu perputaran ekonomi di pasar-pasar tradisional. Dengan membeli jagung juga pisang serta ubi, kita juga bisa menumbuhkan transaksi jual beli di pasar,” pinta Danny.(*)
Suasana di rumah Kadis Pertanahan ikut serta memeriahkan makassar rebus

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *