Nasional – Penyedia Layanan On Demand berbasis aplikasi, Gojek Indonesia menghadirkan pelatihan Pengembangan Kemampuan Diri di rangkaian Bengkel Belajar Mitra (BBM). Tujuannya agar mitra Gojek (driver) semakin sejahtera. Topik yang dihadirkan Gojek antara lain Pelatihan Pengelolaan Keuangan dan Wirausaha.
VP Transport Marketing Gojek Monita Moerdani menjelaskan lewat pelatihan Pengembangan Kemampuan Diri ini mitra dibekali keterampilan yang bisa memberikan dampak positif lebih besar tidak hanya bagi pelanggan, tapi juga bagi dirinya, keluarga, serta masyarakat sekitar.
“Dari survei yang dilakukan ke 645 mitra driver Gojek, kami menemukan bahwa 90 persen mitra menyatakan ingin memperoleh pendapatan tambahan dari hobi yang biasa mereka lakukan. Dan banyak di antaranya ingin memiliki usaha kuliner. Sehingga kami hadirkan pelatihan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha agar mitra dapat memperoleh pemasukan tambahan,” jelas Monita di Kantor Gojek Pasaraya, Jakarta, Jumat (5/4).
Dalam upaya untuk menumbuhkan jiwa wirausaha para mitra driver, Pelatihan Wirausaha yang dihadirkan turut membahas mengenai strategi bisnis langsung dengan merchant Go-Food. Salah satu partner Gojek dalam BBM pelatihan pengelolaan keuangan adalah CO-CEO Jouska Farah Dini Novita.
Jouska adalah perusahaan penasehat keuangan. Ia mengatakan inovasi Gojek dalam memberikan akses kepada mitra drivernya terhadap pelatihan ini tak hanya bisa meningkatkan taraf hidup mereka, tetapi juga mengangkat kesejahteraan keluarganya.
“Contohnya, para mitra yang dibekali pelatihan keuangan dalam BBM akan lebih mengerti cara mengatur keuangan sehingga lebih sejahtera,” jelasnya.
Sebagai informasi, sejak Oktober 2018, Gojek rutin melaksanakan BBM tiap bulannya dan menghasilkan kontribusi positif terhadap mitra dan konsumen. Ada lebih dari seribu mitra di Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar.
Selain itu, Gojek juga berencana menghadirkan BBM di seluruh Indonesia secara bertahap dengan mengembangkan topik sehingga mampu menjawab tantangan yang dihadapi mitra dan konsumen. Dengan mengundang para pakar pengetahuan, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak sosial yang lebih besar lagi ke mitra Gojek di Indonesia.
Dengan rencana pengembangan ini, Monita berharap agar program BBM dapat menjangkau dan menaikkelaskan lebih banyak mitra driver dari Sabang sampai Merauke.
“Kami mengajak mitra Gojek untuk jadi Driver Jempolan dan gali ilmu baru dalam program BBM sehingga teman-teman mitra makin berkualitas dan dapat memberikan layanan maksimal untuk pelanggan setia Gojek di Indonesia,” pungkasnya.

